Selasa, 29 Maret 2011

"SYSTEM VOLUME INFORMATION"

Jika kita menggunakan Windows XP Home maupun Profesional, dan setting untuk folder-folder yang tersembunyi (Hidden system) ditampilkan, maka akan terlihat folder yang namanya "System Volume Information" di drive C: D: dan lainnya. Kadang kita tak bisa membuka folder tersebut, atau jika bisa, maka untuk mengakses filenya tidak bisa. Sebenarnya apa fungsi atau kegunaan folder ini?

Folder "System Volume Information" merupakan Hidden System folder (folder yang tersembunyi/sengaja disembunyikan  oleh system windows) yang digunakan oleh System Restore untuk menyimpan informasi dan Restore points. Tetapi saat ini sering menjadi sarang virus seperti diketahui, bahwa Windows XP Home/Profesional menyertakan fungsi Restore Point, yaitu fasilitas untuk mengatasi ketika ada program baru yang di install dan menyebabkan komputer bermasalah, dengan mengambalikan kondisi windows saat sebelum program baru tersebut di install (Restore Point). Ketika melakukan restore komputer, data atau dokumen tidak akan hilang. Nah data-data restore point ini disimpan di folder yang namanya "System Volume Information" tersebut.

Folder ini akan ada disetiap Drive/ Partisi windows, misalnya C: D: dan lainnya. Memang melihat fungsinya folder ini cukup penting, tetapi kadang bisa berbahaya. Karena akses yang terbatas, maka folder ini sering digunakan oleh virus untuk menyimpan duplikasi dirinya dan virus bisa menyerang lagi jika dilakukan restore. Selain itu kita biasanya tidak bisa mengakses folder ini. Bahkan antivirus yang mendeteksi ada virus di folder ini kadang juga tidak bisa menghapusnya.

Sebenarnya jika tidak begitu penting fasilitas ini bisa dimatikan, karena sering menjadi sarang virus, juga sering memakan space hardisk yang cukup banyak. Untuk mengaturnya bisa dibuka Star Menu > All Program > Accessories > System Tools > System Restore. Untuk menonaktifkan fasilitas ini cek menu "Turn off system restore for all drives". Jika yakin komputer kita bebas virus, maka fasilitas ini bisa juga diaktifkan, yang perlu diatur mungkin hanya penggunaan space hardisknya. Masing-masing drive C:, D: dan lainnya bisa dibatasi maksimal penggunaan space-nya dengan klik tombol Setting di masing-masing drive tersebut.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls